Pengalaman Pribadi Diet Mayo Berhasil Turunkan 4 Kg Dalam Waktu 2 Minggu

Pengalaman pribadi diet Mayo yang saya coba bisa menurunkan berat badan sebanyak 4 kilogram dalam waktu dua minggu. Dari sekian banyak diet yang ada, memang saya sangat tertarik mencoba diet satu ini. Alasannya karena sudah banyak orang yang mencoba dan katanya sukses, makanya saya sempat merasa penasaran dan tidak hanya ingin percaya apa kata orang.

Apa Itu Diet Mayo?

Sebelum saya berbagi cerita mengenai diet mayo yang saya jalankan. Ada baiknya memahami terlebih dahulu apa itu diet Mayo. Diet Mayo sebenarnya diprakarsai oleh sebuah klinik kesehatan yang asalnya dari Amerika Serikat bernama Mayo Clinic. Cara diet ini adalah dengan melakukan puasa tanpa garam selama 13 hari penuh atau kurang lebih selama 2 minggu.

Kenapa diet garam? Dari yang saya baca-baca rupanya garam itu bersifat menahan air yang ada di dalam tubuh sehingga membuat berat badan tubuh jadi bertambah. Padahal itu semua berasal dari air yang tidak bisa keluar dari dalam tubuh. Lewat diet mayo ini, maka nantinya diharapkan seluruh air dan garam bisa dikeluarkan lewat urine serta feses sehingga otomatis berat badan pun jadi lebih menyusut.

Pengalaman Pribadi Diet Mayo yang Saya Lakukan

Diet Mayo ini saya jalankan pas 2 minggu, meski kelihatannya sekitar kurang lebih 14 hari, tapi sebenarnya agar berat juga. Pasalnya saya sama sekali nggak bisa jajan atau beli makanan di luar. Jadi terpaksa saya suruh istri selalu membuatkan bekal makanan kalau lagi terpaksa pergi bekerja. Dan itu pun termasuk usaha saya menolak ‘secara halus’ ajakan makan di luar dari teman. Semua ini demi mengendalikan puasa tanpa garam.

Diet saya jalankan tanpa mengonsumsi makanan yang mengandung bumbu penyedap/ MSG dan garam. Sekalian juga saya nggak makan nasi maupun roti termasuk mengonsumsi minuman teh dan kopi manis. Saya ganti dengan memperbanyak minum air putih karena memang ini yang dianjurkan dalam diet mayo.

Di internet sendiri ada yang memasukkan teh/ kopi manis, roti dan nasi ke dalam menu diet Mayo. Tapi sebenarnya itu justru yang membuat diet bisa gagal. Kabar baiknya adalah, diet mayo ini tetap memperbolehkan menu makanan dari daging serta ikan tawar. Meskipun rata-rata makanan yang saya konsumsi semuanya terasa hambar. Tapi, Alhamdulillah setelah dijalankan dengan sungguh-sungguh meski banyak godaan, berat badan saya jadi turun 4 kilogram. Itupun selain melakukan diet mayo masih ditambah dengan olahraga ringan. Kadang juga naik turun tangga kalau lagi di kantor.

Tips Agar Diet Mayo Bisa Sukses dan Efektif

Berikut ini tips agar efek diet mayo bisa sukses menurunkan berat badan dari pengalaman pribadi saya:

  • • Harus banyak minum air putih minimal 8 gelas setiap hari. Kalau saya sudah disiapin istri, 2 AQUA botol besar yang harus dihabiskan tiap hari.
  • • Wajib ada buah dan sayuran di menu makan, lalu menu daging dan ikan lebih baik makannya diselang-seling. Jadi jangan daging melulu, bisa diselang-seling dengan telur dan sebagainya.
  • • Di awal diet badan saya lemas, mungkin nanti Anda juga akan merasakan. Tapi ini sebenarnya proses adaptasi tubuh dengan pola diet sehat mayo. Di hari-hari berikutnya, saya sendiri saat memasuki hari ke-5 dan 6, tubuh sudah mulai segar kembali.
  • • Pantang minum air es atau es krim atau es-es yang lainnya.
  • • Kalau bisa masak menu makanan yang tidak digoreng, tapi yang direbus atau dikukus, dipanggang dan ditumis dengan olive oil.

Tips yang paling penting dari pengalaman pribadi diet mayo ini yaitu olahraga. Tidak perlu yang terlalu berat, saya sendiri hanya sempatkan buat jalan-jalan santai atau naik turun tangga saat nggak sempat olahraga. Dari tips yang sudah saya lakukan di atas, akhirnya berat badan saya dapat turun 4 kg dalam waktu 2 minggu. Semoga bisa dipertahankan.

Pengalaman Coba Foredi Gel, Rupanya Begini Hasilnya

Dapat tahan lama ketika bertempur bersama istri adalah dambaan bagi setiap suami bahkan oleh para istri. Setelah menginjak usia hampir kepala empat, saya kerasa betul jika stamina saya tidaklah sama seperti saat masih dua puluhan waktu masih pengantin baru. Sebenarnya aktivitas seksual saya dan istri tergolong normal untuk usia seperti kami yakni 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Dari dulu saya memang sangat ketakutan dengan yang namanya ejakulasi dini. Masalah ini tentu akan sangat berpengaruh pada keharmonisan bersama istri. Sempat saya berpikir apa saya menderita ejakulasi dini karena memang ketahanan berhubungan intim sangat berkurang. Namun setelah bertanya dan berkonsultasi dengan para ahli, penurunan stamina dan daya tahan seksualitas memang bisa menurun seiring bertambahnya usia.

Sampai akhirnya saya mendapat rekomendasi dari teman sekantor tentang produk Foredi. Saya dan istri memang sangat terbuka satu sama lain termasuk tentang ketertarikan saya untuk menggunakan Foredi Gel. Pada awalnya istri saya marah dan tidak menyutujuinya. Hal ini wajar karena ia takut akan efek samping yang disebabkan. Sudah banyak kasus efek negatif dari obat-obat kuat di luaran sana. Namun Foredi itu berbeda karena bukan obat yang dikonsumsi melainkan hanya dioleskan ke bagian intim. Berkali-kali saya menjelaskan hal tersebut pada istri tercinta.

Semakin ke sini saya semakin yakin untuk menggunakan Foredi agar lebih tahan lama dan membuat hubungan bersama istri menajdi semakin harmonis. Hal ini bukan tanpa alasan. Saya banyak mencari informasi tentang Foredi. Yang lebih menyakinkan lagi, Foredi merupakan bahan herbal alami dan direkomendasikan langsung oleh dr. Boyke. Foredi juga tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi kesehatan.

Alasan Saya Coba Memakai Foredi Gel

Beberapa fakta tentang Foredi Gel yang saya dapat antara lain:

  • Mengandung antiseptik sekaligus mencegah serta mengatasi ejakulasi dini
  • Terbuat dari rempah dan bahan alami lainnya
  • Sudah terdaftar secara resmi oleh BPOM
  • Aman bagi kesehatan karena diaplikasikan pada pemakaian luar
  • Tidak memiliki kandungan Lidocaine yang merupakan bahan kimia yang dapat mematikan rasa
  • Sudah berstandar GMP yakni melalui pemrosesan yang berkualitas.

Saat ini pelanggan Foredi sangatlah banyak dan meningkat setiap waktunya. Hal ini dikarenakan cara kerjanya yang mana maksimal dan memuaskan tanpa efek samping. Tak heran jika saat ini gerai penyedia Foredi juga semakin banyak di berbagai area.

Karena itulah saya yakin untuk mencoba. Saya berprinsip toh istri saya juga tidak akan tahu jika saya mengaplikasikan Foredi karena bentuknya adalah gel yang transparan. Bagi yang baru pertama kali menggunakan, sebaiknya perhatikan dengan seksama dosis yang tepat supaya tidak over dosis. Memang tak ada efek samping negatif saat overdosis selain rasa hangat yang berkepanjangan.

Cara Pakai Foredi Gel

Saya beli produk ini di agen resmi Foredi Gel di Jakarta Selatan. Bagi yang males baca cara pakai di boks atau justru malah sudah membuang boks berikut isinya karena takut ketahuan istri, saya mau berbagai sedikit informasi disini. Foredi memiliki kemasan yang dilengkapi dengan kantung plastik kecil yang dapat dibuka dan ditutup. Untuk menggunakannya, cukuplah tusuk dengan jarum bagian ujung kemasan. Jangan langsung mengoleskan seluruh gel Foredi karena seperti yang dijelaskan di atas yakni akan menimbulkan panas yang berkepanjangan dan tentu saja tidak nyaman.

Bungkus Foredi memang banyak disamakan dengan bungkus bumbu mie instan. Bahkan ada yang pernah bercerita jika tanpa sengaja menelan gel Foredi tersebut. Apakah berbahaya? Tentu saja tidak karena Foredi hanya terbuat dari kombinasi berbagai rempah yang mana jika terpaksanya tanpa sengaja dikonsumsi.

Jadi, keluarkan saja 2 hingga 3 tetes gel Foredi untuk dioleskan pada penis minimal 30 menit sebelum bertempur. Seperti yang saya lakukan pada awal saya menggunakannya. Saya dan istri waktu itu sudah sepakat untuk berhubungan intim sejak sore hari, jadi saya persiapan mengoleskan Foredi 2 jam sebelum pergi ke ranjang bersama istri. Jangan lupa untuk lebih tebal mengoles di bagian batang bawah. Setelah beberapa saat dan terasa hangat, bilaskan dengan mencuci organ intim menggunakan sabun dan dibilas bersih.

Fungsi Foredi hanyalah sebagai pembuka simpul saluran pembuluh darah pada organ intim pria. Dengan begitu, bagian intim ini dapat tegang maksimal dan menjadi tahan lebih lama saat berhubungan intim dengan istri. Jangan cemas karena selama masa tunggu, organ intim tetap dapat sabar menunggu dan tidak terus menjadi tegang sampai waktunya.

Ternyata benar! Saat pertama kali saya menggunakan Foredi, stamina saya menjadi semakin meningkat bahkan istri saya sampai kewalahan menandingi. Sejak saat itu istri juga menjadi setuju dengan pemakaian Foredi karena khasiatnya yang benar-benar tokcer dan tidak menimbulkan efek samping buruk. Pada pemakaian kedua dan seterusnya istri menjadi sering bergumam kalau kami saat ini sudah selayaknya menjadi pengantin baru lagi. Saya puas, istri pun puas setelah saya coba Foredi Gel ini.

Pengalaman Pertama Liburan ke Bangkok Bersama Keluarga

Pengalaman berlibur ke Bangkok – Liburan akhir tahun kemarin saya benar-benar mengecewakan anak-anak dan istri tercinta. Bagaimana tidak, di saat ada kesempatan buat menghabiskan waktu bersama untuk berlibur, saya justru mendapat tugas luar kota dari kantor. Sebenarnya istri saya sudah mewanti-wanti di akhir tahun, kami dan ketiga buah hati kami bisa berlibur bersama. Karena moment juga pas liburan akhir semester. Tapi apalah daya, pekerjaan akhirnya menggagalkan semuanya.

Sampai di bulan Februari lalu saya tidak sengaja mandangin kalender di atas meja. Ternyata ada beberapa tanggal merah. Saya langsung punya ide untuk berlibur bersama istri dan anak. Bangkoklah yang jadi destinasi saya kali ini.

Saya sudah mulai searching-searching rute, akomodasi hingga tiket menuju ke Bangkok. Beberapa hari kemudian setelah fixed mendapatkan hari libur barulah saya sampai kejutan kecil ini ke istri. Istri saya pun menyambut dengan gembira. Begitu pula anak-anak saya yang tidak bisa berhenti tersenyum setelah saya sampaikan perihal liburan ke Bangkok.

Singkat cerita, saya memulai perjalanan sejak Kamis pagi menuju Singapore. Kami berangkat ke sana dari Batam yakni pelabuhan Harbour Bay Batam dengan menumpang Horizon Fast Ferry. Harga tiket kapal ferry ini Rp 360.000,- per orang dan sudah termasuk pajak. Setelah sampai di Singapore, kami menginap di salah satu hotel dekat Bandara Changi untuk menunggu waktu keberangkatan.

Hari Jumat pagi, barulah kami bergegas ke Bandara Changi untuk terbang ke Bangkok. Kami menggunakan jasa uber untuk sampai ke Changi. Di bandara Changi, kami menikmati suguhan Sun Flower Garden, Butterfly Garden dan Koi Pond. Pemerintah Singapore sungguh kreatif dalam menggagas ide menyuguhkan area-area indah ini, jadi, para penumpang tidak merasa jenuh dalam menanti jadwal penerbangannya.

Kami berangkat dari Changi menuju Suvarnabhumi Airport, Bangkok menggunakan maskapai Jet Star yang harga tiketnya Rp.400,- per kepala tanpa bagasi. Lumayan terjangkau bagi kantong saya. Perjalanannya memakan waktu 2 jam 30 menit. Sekitar pukul 11 siang kami menginjakkan kaki di Bandara Survanabhumi yang punya kemiripan dengan terminal 3 Soekarno Hatta airport.

Liburan Seru Jalan-Jalan Mengitari Bangkok Dimulai

Dari bandara, kami langsung menuju Chocolate Ville untuk menikmati berbagai produk cokelat disana. Setelah lelah, kami lanjutkan perjalanan ke Khao San Road untuk bermalam di sana. Kami cukup menyewa satu kamar dengan tambahan bed saja. Setelah menyantap makan malam, kami berjalan-jalan sejenak ke Siam Paragon untuk melihat-lihat koleksi tas kain Naraya yang sangat popular di Bangkok. Kami juga menyempatkan diri ke Thailand Culture Night Market di Ratchada untuk menikmati beberapa suguhan.

Hari Minggunya, kami checkout dari hotel dan menuju Chatucak Weekend Market untuk memanjakan istri saya yang memang demen berbelanja. Kami membeli berbagai pernak-pernik dan oleh-oleh untuk teman dan saudara disini. Setelah kelah berbelanja dan makan siang, kami kembali check in hotel. Lalu bergegas ke Wat Pho Temple. Tempat ini sugguh luar biasa indahnya. Dan malam harinya pun kami dapat menimati suasana yang hangat di Asiantique.

Hari Senin datang dan kami pun sudah harus kembali ke tanah air di siang hari. Tapi kami punya satu destinasi lagi yakni angker wat. Kami pergi kesana dengan sedikit buru-buru karena takut ketinggalan pesawat. Namun akhirnya kami bisa juga menghabiskan waktu disana.

Senin siang, kami pun menuju bandara Don Mueang untuk kembali terbang ke tanah air. Liburan kali ini cukup menyenangkan. Akan tetapi, saya rasa kami belum bisa mengeksplor Bangkok dengan baik karena masalah waktu dan mungkin karena ini pengalaman pertama kami. Lokasi wisata yang benar-benar menyebar jauh dan tidak di satu lokasi membuat kami harus berpindah-pindah hotel. Dan yang sangat memakan waktu, untuk pindah dari tempat satu ke tempat lainnya kami menaiki uber dengan jalanan yang ekstra macet. Sedikit merasa kerepotan apalagi dengan tiga anak yang masih kecil. Mungkin ini saja cerita pengalaman berlibur ke Bangkok saya yang semoga menginspirasi.

Pengalaman Memakai Combantrin Untuk Mengobati Biduran

Pengalaman memakai Combantrin – Cuaca saat ini benar-benar susah diprediksi. Kadang suhu sangat panas menyengat hingga turun drastis menjadi sangat dingin. Sebenarnya saya, istri dan ketiga buah hati kami memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup baik. Istri saya benar-benar mengatur pola makan kami dengan sempurna.

Namun jeleknya saya, saya tidak bisa bertahan di kedinginan. Kerasa dingin sebenatar saja saya pasti sudah gatal-gatal alias biduran. Ini memang penyakit bawaan dari kecil dulu. Bersyukurnya ketiga anak saya tidak ada yang ikuti-ikutan punya alergi dingin biduran kaya saya. Biduran atau kaligata merupakan penyakit gatal-gatal yang muncul ketika merasa kedinginan. Jeleknya, saya menderita alergi ini sudah dari sejak TK sampai punya anak 3 kini alergi tersebut masih saja ada.

Setelah menikah, tak lupa istri saya selalu menyediakan stok obat langganan sedari dulu di lemari obat. Bahkan obat biduran pun selalu tersedia di tas kerja saya. Sewaktu-waktu mulai gatal-gatal langsunglah saya minum obat itu. Selama lima tahun terakhir ini, tepatnya setelah kelahiran anak kedua saya, biduran yang saya derita nampaknya semakin parah saja.

Rasanya obat yang saya konsumsi berupa CTM yang biasa dibeli di toko obat sudah lagi tak semanjur dulu. Hal ini bermula saat saya pulang dari kantor dan kehujanan. Waktu itu sebagian tubuh tetap saja basah meskipun sudah pakai jas hujan. Sesampainya di rumah, saya langsung mandi, makan malam dan tidur. Malam harinya sebelum tidur hanya terasa sedikit gatal di area punggung. Namun keesokan harinya, telapak tangan dan kaki, wajah, lengan dan hampir sekujur badan saya terasa sangat gatal. Semuanya membentol.

Padahal malam harinya sebelum tidur saya sudah konsumsi CTM dengan dosis seperti biasa untuk jaga-jaga. Pagi harinya setelah merasakan kedatangan biduran pun saya mengonsumsi lagi. Untung hari itu pas libur jadi tidak perlu ijin dari kantor. Selang beberapa jam rasa gatal dan bentol berkurang. Hingga hari keesokannya biduran tersebut masih ada namun tinggal gatal di beberapa bagian tubuh saja. Saya pun berangkat ke kantor.

Sejak saat itu, intensitas biduran datang menjadi sangat sering dan cenderung tidak teratur. Setiap kali dibilangi teman soal obat biduran hampir semua saya coba. Dari mulai pil-pil dari apotek hingga air kepala muda. Bukannya sembuh, tapi kulit saya juga ikut menjadi lebih sensitif. Bekas bentol yang digaruk akan menjadi seperti luka. Bahkan hanya tersenggol sedikit saja ke sudut meja membuat kulit dan areanya menjadi sangat gatal.

Dapat Rekomendasi Agar Memakai Combantrin

Setelah cukup jenuh mencoba ini dan itu, akhirnya ada satu kerabat yang datang dari luar kota mendengar keluhan saya tentang biduran. Olehnya saya dsarankan untuk mengonsumsi obat cacing yakni Combantrin. Ia juga turut prihatin karena meskipun terdengar sepele, namun biduran yang tidak segera dihilangkan atau diobati dapat memicu sesak nafas ketika usia seseorang sudah mencapai 50 tahun ke atas.

Saya cobalah meminum 4 tablet combantrin sebelum tidur. Setelah 1 atau 2 jam kemudian, saya sempat ingin marah karena rasa gatal dan biduran malah muncul semakin menjadi. Sekitar jam 2 atau setengah 3 pagi saya barulah bisa terlelap. Keesokan harinya saya merasakan perubahan yang luar biasa. Setelah semalam saya sudah emosional dan mempertanyakan kinerja combantrin. Pagi harinya rasa gatal dan biduran menjadi berkurang drastis. Bahkan jika tumbuh gatal, dibiarkan selama kurang lebih 15 menit tanpa digaruk, rasa gatal itu akan menghilang.

Karena merasakan kesembuhan dan manfaat yang sungguh luar biasa, saya mengonsumsi obat cacing tersebut selama 3 hari berturut-turut. Hasilnya sungguh sangat memuaskan. Kini bahkan saya menjadi sangat jarang sekali biduran. Saya perisakan ke dokter perihal kesehatan kulit saya pun hasilnya baik dan tidak kambuh-kambuh lagi setelah pengalaman memakai Combantrin ini.

Harga Ngegym di Celebrity Fitness Ternyata Tidak Begitu Nguras Kantong

Harga gym di Celebrity Fitness – Punya badan yang ideal tentu merupakan keinginan hampir setiap manusia termasuk saya. Meskipun sudah berkeluarga dan memiliki tiga orang anak, menjaga tubuh untuk tetap sehat dan bugar sehingga menjadi contoh positif bagi anak-anak memang sudah menjadi prinsip saya dan istri. Kami berdua kompak sama-sama suka berolahraga. Jika istri tercinta senang yoga, saya suka ngegym.

Akhir-akhir ini kami selalu senggangkan beberapa menit hampir setiap hari untuk jogging sama-sama. Kebiasaan ini memang sulit dilakukan mengingat kami punya tiga anak yang masih kecil. Namun semuanya tergantung niat dan bagaimana kami menjalaninya. Benar saja, nyatanya meskipun tinggal di ibu kota yang super padat penduduk dan hampir setiap hari jogging sama-sama, istri saya tidak pernah keteteran dan telat mempersiapkan sarapan buat kami. Jadi, yang terpenting adalah manajemen waktu yang bagus dan istri saya sudah mempraktikkannya.

Singkat cerita, saya menjadi semakin penasaran dengan “Celebrity Fitness” alias CF. Banyak teman saya yang bercerita kalau tempat tersebut masuk dalam kategori tempat ngegym yang elit. Biaya masuk dan administrasi setiap bulan untuk ngegym di CF terkenal sangat mahal menurut teman-teman. Tahun lalu sebenarnya saya sudah mau bergabung ke CF ketika website resmi CF membuka pendaftaran member secara online. Namun sayang, waktu itu karena kurang info, saya terlambat dalam mendaftar.

Hampir setiap waktu saya pantengin terus website CF. Tampilan dan kontennya memang sangat bagus dan terkoordinir dengan baik. Tapi sayangnya, tentang biaya sepertinya memang menjadi misteri sendiri karena tidak dicantumkan disana. Rasa penasaran dan keinginan bergabung yang semakin kuat membuat saya melangkahkan kaki ke CF Gandaria City. Saya mulai bergabung pada awal bulan Februari kemarin. Saya mendaftar bersama beberapa teman kantor yang memang suka nge-gym dan suka tidak punya banyak waktu untuk berolahraga.

Benar saja kata orang-orang tentang tingginya biaya nge-gym di CF. Mungkin buat beberapa orang, biaya tersebut termasuk standar. Namun buat saya yang notabene hanya karyawan kantor biasa jadi cukup berat. Karena sudah tanggung kesana ya mau gimana lagi. Kami tetap lanjut mendaftar.

Jenis Membership di Celebrity Fitness

Sebenarnya CF sendiri punya banyak sekali program dengan beraneka pilihan biaya. Bahkan jenis membership yang bisa dilakukan juga banyak macamnya:

  • Ada membership Student khusus buat para pelajar yang paling murah tapi butuh kartu pelajar yang masih aktif.
  • Adapula membership One Club yang hanya bisa digunakan di salah satu cabang CF saja.
  • Lalu ada juga membership Merah Putih yang bisa digunakan di seluruh cabang CF di Indonesia.
  • Yang terakhir membership Dual Access yang merupakan jenis membership baru setelah CF diakuisisi jaringan gym Fitness First.

Sebagai informasi, selain biaya pendaftaran, para calon member CF juga harus membayarkan biaya personal trainer, biaya admin serta biaya bulan pertama dan bulan ke-12. Masa berlaku seluruh membership hanyalah satu tahun saja dan harus memperbarui tahun-tahun berikutnya.

Harga Gym di Celebrity Fitness yang Saya Coba

Saya dan teman-teman sepakat bikin membership One Club. Jika dirinci, biaya yang kami keluarkan di awal pendaftaran antara lain Rp 349 ribu untuk administrasi, Rp 600 ribu untuk personal trainer, Rp 579 ribu untuk biaya bulan pertama dan Rp 579 ribu untuk bulan ke-12. Jika diakumulasikan, total biaya yang saya dan teman-teman bayarkan adalah Rp 2.107.000,-.

Membayar harga gym di Celebrity Fitness segitu banyaknya banyak pertanyaan apakah benar-benar worth it. Jawaban sebenarnya adalah tergantung sama orangnya. Kalau datang nge-gym hanya sekali dalam seminggu tentu saja sangat rugi. Karena rumah saya dekat dengan Gandaria City, jadi saya datang 4 sampai 5 kali dalam seminggu buat nge-gym di CF. Terlebih karena saya sudah bayar mahal-mahal. Sayang banget kalau saya tidak rajin ngegym. Saya juga menggunakan seluruh fasilitas yang ada sehingga bagi saya sungguh sangat worth it. Selain itu, badan juga semakin bugar dan sehat.